Antosan Sakedap, Nuju Nyandakan Gambar...!
Welcome !

Kejujuran adalah batu penjuru dari segala kesuksesan, Pengakuan adalah motivasi terkuat
Depan | Bukutamu | Peta Situs | Web Mail | Forum Diskusi | Kontak Kami

berita artikel
SMA Kosgoro Kuningan
Media Informasi SMA Kosgoro Kuningan
Jalan Aruji Kartawinata 119, Kuningan 45511, Telepon (0232) 871992, email: info@smakos-kng.sch.id, smakos_kng@yahoo.com
Web Links
Kumpulan Artikel
Download
Forum
Galeri
Kumpulan Berita
Member List
Events
Kata Mutiara

Kita tidak bisa menjadi bijaksana dengan kebijaksanaan orang lain, tapi kita bisa berpengetahuan dengan pengetahuan orang lain.


Pengantar

Facebook Guru
Facebook SMAKOS
Buku Materi Pelajaran
Blog Guru SMAKOS
Sejarah SMAKOS
Video HUT ke-34 2010
Video Perpisahan 8/9
Video Perpisahan 7/8
Video Marching Band 09
Video Drumband 2006
Video Perpisahan 9/10


Menu Sekolah

Profil
Visi Misi
Program Kerja
Prestasi
Fasilitas
Ekstrakulikuler
Siswa
Guru


Jajak Pendapat

Apakah Ujian Nasional Masih Harus di Laksanakan ??

Harus Dilaksanakan
Jangan di Laksanakan
Ragu-ragu
Tidak ada Pendapat

Tampilkan Hasil

Kategori Artikel

Manajemen Qolbu
Kisah-Kisah Islami
Sains dan Teknologi
Politik dan Ekonomi
Sejarah
Pendidikan
Basa Sunda
Umum


Kalender Kegiatan

08 September 2010

S S R K J S M
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930


Pesan Singkat

tidak boleh mengirimkan pesan yang kurang baik *)

Tampilkan Semua
Tulis Pesan


Admin@Yahoo Messenger

awan965@yahoo.com

Statistik

Anda pengunjung ke : 220124 sejak September 2008

IP anda : 38.107.191.98
2 Pengunjung Online

User Sedang Online :


Form Masuk

Pengguna :
Sandi :

Berita

8 Januari 2010, 10:38:03 oleh Admin
Kisah Sinar sebagai Kisah Manusia Terhebat di Dunia

Sinar membantu ibunya berpindah tempat.

Liputan6.com, Polewali: Kisah Sinar, bocah kelas satu Sekolah Dasar Tondo Pata, Polewali Mandar, Sulawesi Selatan, ternyata menggugah nurani banyak orang. Sejumlah dermawan memberikan berbagai bantuan seperti pakaian, beras, uang hingga kasur untuk tidur. Bahkan beberapa dermawan lainnya akan membantu biaya sekolah Sinar. Murni, ibu Sinar, saat ditemui SCTV, belum lama ini, hanya bisa menangis haru.

Seperti diberitakan sebelumnya, anak kecil ini setiap hari usai pulang sekolah sendirian mengurus ibunya yang lumpuh sejak dua tahun terakhir. Sejak menderita lumpuh, anak-anak Murni pergi merantau untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Sang suami yang merantau ke Malaysia juga tidak ada kabar beritanya

-oo-00-00-

Penuh Kasih, Bocah Itu Mengurus Ibunya

Edy Junaedi

Sinar bocah enam tahun saat membantu ibunya yang lumpuh.

Liputan6.com, Polewali: Sinar namanya. Bocah berumur enam tahun tersebut juga menjadi sinar bagi sang bunda. Membantu memindahkan ibunya yang lumpuh menjadi keseharian Sinar. Penuh kasih sayang Sinar mengurus ibunya.

Sudah dua tahun Murni lumpuh karena terjatuh. Sejak itu pula hidupnya tergantung pada sang anak. Makan, minum, mandi, hingga buang air. Memasak nasi untuk sang ibu sudah pasti jadi tugas Sinar. Hanya nasi. Tidak ada lauk apa pun. Simpati tetangga dan kerabat terkadang menguatkan Sinar dan ibunya menghadapi hidup.

Bocah kelas satu sekolah dasar ini bahkan kerap terlambat ke sekolah karena harus mengurus ibunya. Sinar adalah bungsu dari enam bersaudara. Lima kakaknya yang juga belum dewasa tinggal terpisah. Mereka menjadi pembantu rumah tangga. Ini terpaksa dilakukan karena masalah ekonomi.

Sementara sang ayah sudah sekian tahun merantau ke Malaysia. "Tidak pernah kirim surat," kata Murni, baru-baru ini, mengenai suaminya yang merantau ke Malaysia. Hanya album foto-foto keluarga yang jadi pengobat rindu pada anak-anak dan sang suami.

Rumah Murni di Desa Riso, Kecamatan Tapango, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pernah ramai saat pemilihan umum lalu. Poster dan foto-foto calon legislatif masih menempel di mana-mana. Pemilu usai, Sinar dan ibunya pun terlupakan. Tapi Sinar selalu ada di sini. Ia menerangi rumah ini.

-000-

SubhanaLlah, Maha Suci Allah! Sangat mengharukan! Itulah sebagian besar ungkapan penonton saat melihat tayangan di SCTV tentang kisah anak usia 6 tahun mengurus ibunya yang lumpuh. Bahkan tidak sedikit yang menitikkan air mata saat menyaksikan Sinar, nama bocah belia itu menampakkan bakti, cinta dan kasih sayangnya pada sang bunda, mengabaikan masa kecilnya pada saat anak-anak seusianya menghabiskan waktunya dengan bermain, sementara ia harus berada di samping bundanya yang sakit sejak dua tahun lalu.

Rumah Murni, nama ibu yang lumpuh ini terletak Desa Riso, Kecamatan Tapango, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Walau tampak jauh dari keramaian kota, tapi rumah Murni juga tidak luput dari keramaian Pemilu lalu. Terbukti dengan banyaknya sticker partai dan caleg yang tertempel di dinding rumah kayu sangat sederhana itu. Tapi sepertinya para politisi dan kader partai itu abai dengan apa yang terjadi di tengah keluarga miskin ini. Para tetanggalah yang terkadang memberikan bantuan ala kadarnya untuk Murni dam putrinya, Sinar. Karena suami Murni sendiri merantau ke Malaysia.

Sinarlah yang membantu dan menemani ibunya selama ini. Mulai dari memindahkan atau menggeser tubuhnya, masak, makan, minum, mandi hingga buang air. Semua itu ia kerjakan sendiri dengan penuh cinta. Tayangan yang ditampilkan SCTV ini bahkan sanggup meruntuhkan air mata mereka yang menyaksikannya. Ada rasa iba dan takjub sekaligus melihat bocah usia 6 tahun yang tampak penuh tanggung jawab melakukan tugas mulianya, sambil mengusap mesra pipi ibunya.

Bocah kelas satu Sekolah Dasar ini bahkan kerap terlambat ke sekolah karena harus mengurus ibunya. Begitu pula setelah pulang sekolah. Nyaris seluruh waktunya telah ia persembahkan bagi ibunya yang sakit parah. Walaupun Sinar memiliki lima orang kakak dan juga belum dewasa, namun mereka semua tinggal terpisah dengannya. Faktor ekonomi membuat mereka menjadi pembantu rumah tangga.

Kisah Sinar, bocah belia usia 6 tahun ini mengajarkan kepada kita bagaimana seharusnya berbakti kepada kedua orang tua. Walau di antara kita mungkin ada yang bertanya, apakah karena usianya yang masih sangat belia itu yang membuat Sinar mampu memahami arti berbakti kepada orang tua? Karena kita sendiri heran melihat perilaku seorang anak yang sudah dewasa justru tak sudi melayani ibunya yang renta dan tak mampu lagi berbuat apa-apa. Ia telah kehabisan cinta dan kasih sayang untuk ibunya.

Tapi begitulah Allah mengajarkan kepada kita tentang cinta kasih kepada orang tua melalui anak kecil ini. IA telah letakkan dalam hatinya pada saat banyak manusia yang justru tak memilikinya. Semoga saja ibu Murni dapat segera sembuh dari penyakit yang menimpanya. Dan putrinya, Sinar, senantiasa diberikan kekuatan oleh Allah Ta’ala berbakti kepada ibunya.

Kisah Sinar, bocah kelas satu Sekolah Dasar Tondo Pata, Polewali Mandar, Sulawesi Selatan, ternyata menggugah nurani banyak orang. Sejumlah dermawan memberikan berbagai bantuan seperti pakaian, beras, uang hingga kasur untuk tidur. Bahkan beberapa dermawan lainnya akan membantu biaya sekolah Sinar.

Cinta bocah bernama Sinar pada ibunya juga telah menginspirasi Charlie, vokalis band ST12. Sebagai bentuk simpati, Charlie menciptakan lagu berjudul Sinar Pahlawanku. Bukan hanya mencipta lagu, ST12 bahkan menginap di rumah anak perempuan berusia enam tahun itu.

Sontak rumah warga Dusun Tondo Pata, Desa Riso, Kecamatan Tapango, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menjadi ramai. Penduduk berdatangan untuk melihat band Ibu Kota. Sementara bagi ST12, mereka ingin melihat langsung ketabahan dan kegigihan Sinar merawat ibunya yang lumpuh.

Kebiasaan sehari-hari Sinar, yaitu memasak dan mencuci pakaian. Semua dilakukan seorang diri karena para saudaranya sudah tidak tinggal di rumah. Jangan menangis sayang, ini hanyalah cobaan Tuhan. Hadapi semua dengan senyuman, dengan senyuman. ST12 berharap, bait lagu ciptaan untuk Sinar bisa menguatkan anak yang mencintai ibunya itu.

sumber liputan6.com, kompasiana.com, yahoo.com

Dibaca : 383 kali, Di Print : 1 kali


Cetak

Berita yang Lain

SMAKOS menjadi fasilitator pembelajaran multimedia bagi siswa SMP
Selamat hari Raya Idul Fitri 1429 H
Pelatihan Internet Gratis Bagi Siswa SMP dan MTs
Gebyar "Try Out" UN SMA Tahun 2008 di Kab. Kuningan
Pembelajaran di SMAKOS Mulai Berbasis TIK
Guru TIK SMA Kab. Kuningan "Keracunan" Blog
Bintek bagi Sekolah Rintisan SKM/SSN di Kab. Kuningan
Hari Ketiga dan Keempat Bintek
Guru SMA di Kabupaten Kuningan "Demam Laptop"
Sudah Tidak Jaman Lab. Komputer

 
Depan Buku Tamu Webmail Kontak Kami Peta Situs Partner Admin
Powered By rohimatCMS - Dimodifikasi oleh Awan
SMA Kosgoro Kuningan
© Admin @ 2006-2008
Untuk tampilan terbaik gunakan resolusi 1024x768
Minimal Internet Explorer 4.0